Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Acara konser bertajuk Asmara Fest yang diselenggarakan di Lapangan Cikabon Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon meninggalkan sejumlah persoalan.
Konser yang menghadirkan sejumlah bintang tamu artis nasional maupun lokal seperti Carly Van Houten, Denny Caknan, Sembilan Band dan lainnya, telah diselenggarakan dengan sangat meriah.
Dibalik meriahnya acara tersebut dan tingginya minat penonton ada sejumlah peristiwa yang tidak menyenangkan.
Hal ini disampaikan R. Hamzaiya S. Hum mewakili salah satu investor untuk mensukseskan acara tersebut.
Dirinya menceritakan adanya komitmen bisnis yang melanggar kesepakatan dalam hal ini terutama soal pengembalian sejumlah dana investor.
“Hingga detik ini, Event Organizer (EO) dinilai lalai dalam memenuhi sejumlah kesepakatan dan lebih parahnya lagi sulit untuk dihubungi,” katanya. Jumat (27/12/2024).
Lanjut R Hamzaiya, investasi kami diangka kurang lebih 300 juta dan hingga kini belum ada kejelasan bahkan pihak Event Organizer sulit dihubungi dan tidak tahu keberadaannya.
Tambah R. Hamzaiya, Investasi fantastis tersebut berasal dari salah satu pengusaha Cirebon Timur H. Agus Ma’shum, tentu saja melihat situasi yang semakin tidak jelas ini saya beranikan buka suara ke publik.
Bahkan, bukan hanya keluhan dari investor, dari para pedagang UMKM yang dibatalkan pun belum jelas pengembalian dananya.
” Disini juga kami menjelaskan kepada masyarakat luas bahwa kami pun menjadi korban dari ketidakjelasan pihak Event Organizer (EO),” Tandasnya.
Ia pun menjelaskan, sudah turut baik menyambut acara ini selebihnya jika ada persoalan lebih lanjut itu bukan urusan kami.
Oleh sebab itu, pihaknya akan melaporkan pihak Event Organizer (EO) berinisial “R” Jika komunikasi terus diputus oleh mereka secara sepihak. tutupnya. (Red/Adang Juhandi)
More Stories
Indeks SPBE Majalengka Meningkat, Raih Predikat Sangat Baik, Layanan Digital Kian Optimal
KONI Brebes Ungkap Siap Naik Peringkat di Porprov Jateng 2026
Rapat Paripurna DPRD Tetapkan Perda Hari Jadi Majalengka menjadi 11 Februari