Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Sebuah momen penting Pada tanggal 14 hingga 15 Januari 2025 lalu, seluruh Indonesia memperingati Hari Desa. Menjadi inspirasi untuk mengimplementasikan program dengan berbagai prestasi kreasi dan inovasi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.
Pasalnya isi dan tujuan memperingati hari desa merupakan rangkaian yang mengangkat peran vital desa dalam pembangunan nasional terutama pembangunan di desa merupakan sudah menjadi keharusan sosok seorang pemimpin kepala desa atau Kuwu.
Disampaikan Kuwu desa Penpen Mustofa, dalam memperingati Hari Desa tahun ini, pihaknya bersama pemdes melakukan berbagai kegiatan di tingkat desa dengan menggelar bantuan pengaspalan jalan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas transportasi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan desa menjadi fokus utama dalam melaksanakan tugasnya untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan desa yang berkelanjutan di tahun 2025,” Tandasnya. Jumat (31/1/2025).
Menurutnya dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan desa yang berkelanjutan. Maka dirinya bersama Pemdes Penpen mengadakan pertemuan dan diskusi panel sebuah program serta pelatihan perangkat desa, dengan tujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang lebih efisien.
“Pembangunan desa adalah ujung tombak pembangunan nasional, oleh karena itu, kita harus semaksimal mungkin program pembangunan yang di realisasikan manfaatnya berdampak dan dirasakan warga,” ungkapnya.
Masih kata kuwu Mustofa, pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat pembangunan desa. Berbagai inovasi teknologi, seperti aplikasi sistem informasi desa dan digitalisasi layanan publik.
Kini, semakin banyak diimplementasikan di desa-desa untuk mempermudah akses informasi, pengelolaan keuangan, hingga layanan kesehatan dan pendidikan.
“Pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan efisiensi serta mempermudah pendataan, yang pada gilirannya akan mempercepat proses pembangunan di tingkat desa,” ujarnya.
Oleh karena kata Kuwu Mustofa, dengan berbagai kegiatan tahunan di desa, kecamatan dan kabupaten seperti Musrenbangdes, RPJMDes, PKK dan kegiatan lainnya, organisasi dan masyarakat harus ikut juga mendorong partisipasi aktif warga desa dalam proses pembangunan.
“Warga desa diundang untuk terlibat dalam musyawarah pembangunan, yang merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa,” terangnya.
Diapun berharap, dengan memperingati Hari Desa ini juga menjadi ajang untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, guna menciptakan solusi atas permasalahan yang ada di desa, seperti kemiskinan, kurangnya fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta akses terhadap infrastruktur yang memadai.
“Kami mengajak kepada masyarakat dapat memperkuat komitmen seluruh elemen di desa Penpen untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Jamil)
More Stories
Peringatan Hari Desa 2026 “Desa Berdaulat, Indonesia Kuat”
Kapolresta Cirebon Memberikan Penerangan Hukum kepada Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kabupaten Cirebon
Kuwu Mertapada Wetan Tegaskan, Sudah Jadi Keharusan Revisi Kepengurusan Petugas Puskesos