Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Masyarakat Kabupaten Cirebon dan sekitarnya di awal tahun bulan Januari 2025, tentu sudah tidak asing lagi dengan bencana banjir yang melanda bencana ini selalu datang ketika musim hujan.
Bahkan banyak wilayah yang menjadi langganan banjir ketika musim hujan dan membuat masyarakat menderita dengan berbagai kerugian yang ditanggungnya seperti materi, finansial, waktu dan banyak lagi pengorbanan lainnya.
Disampaikan Kuwu Tajudin desa Luwung yang salah satu wilayahnya yang menjadi langganan banjir, disaat hujan deras yang terjadi secara terus menerus membuat banjir tidak dapat dihindari, banjir yang terjadi akan merusak lingkungan, tempat tinggal dan juga menimbulkan masalah kesehatan karena berbagai penyakit akan timbul saat banjir.
Menurutnya, memang banjir terjadi karena faktor alam, namun tak bisa dipungkiri juga jika faktor manusia semakin memperparah kondisi tersebut. Salah satunya menumpuknya sampah di sungai dan gorong gorong yang sampahnya kiriman dari desa lain pada saat banjir.
“Ini yang harus kita perhatikan secara seksama untuk mengantisipasi sampah, agar membangun kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” ungkapnya kepada media. Jumat (31/1/2025).
Lebih dari itu, kata kuwu Tajudin masih kurangnya kesadaran dan kelakuan masyarakat membuang sampah pada tempatnya, tanpa kita sadari bisa menimbulkan bencana bila terus di biarkan.
“Dan, sampah yang ada dijalan menjadi pemicu banjir, karena akan menghambat aliran air sehingga menimbulkan genangan air,” terangnya.
Ditambahkan kuwu Tajudin, oleh sebab itu perlu adanya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah sesuai arahan dan program pemerintah desa. Karena masih seringnya membuang sampah sembarang bahkan masih ada yang membuang sampah disungai.
Jadi, tanpa disadari prilaku tersebut bisa menimbulkan bencana dikemudian hari, salah satunya adalah banjir.
“Banjir bisa ditanggulangi dari kesadaran individu, ini harus di bangun oleh setiap individu warga berprilaku bersih, tertib dan disiplin peduli lingkungan untuk mencegah banjir,” tandasnya.
Diapun mengajak masyarakat membangun kesadaran untuk peduli sampah jangan membuang di sembarang tempat seperti sungai dan selokan tempat aliran air sehingga jangan sampai tercemari dengan sampah.
“Sudah seharusnya kita peduli terhadap lingkungan. Sudah saat nya untuk Melakukan reboisasi tanaman khususnya jenis tanaman dan pepohonan yang dapat menyerap air dengan cepat,” harapnya. (Jamil)
More Stories
Peringatan Hari Desa 2026 “Desa Berdaulat, Indonesia Kuat”
Kapolresta Cirebon Memberikan Penerangan Hukum kepada Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kabupaten Cirebon
Kuwu Mertapada Wetan Tegaskan, Sudah Jadi Keharusan Revisi Kepengurusan Petugas Puskesos