Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Ananda Aldi 19 tahun warga desa Setu Patok, Dusun Silampit RT 002, RW 006, Kecamatan Mundu kabupaten Cirebon, menderita sakit tidak bisa berjalan setelah pulang dari perawatan di rumah sakit selama satu Minggu lebih.
Nasib yang di derita Aldi tersebut mendapat perhatian dari Bachrudin salah seorang aktifis kesehatan dan ketua PAC partai Gerindra kecamatan Mundu kabupaten Cirebon.

Disampaikan Bachrudin kepada media, dirinya sangat peduli dan terenyuh melihat keadaan rumah ananda Aldi yang seperti itu serta menanyakan kronologi akibat sakit kepada orang tuanya.
” Saya langsung sigap mendatangi rumah Aldi bersama Puskesos desa Setu Patok untuk melihat langsung kondisi fisik dan keadaan lingkungannya,” kata Bachrudin. Rabu (12/2/2025).
Akhirnya diapun terus berusaha untuk menyembuhkan Aldi ke RSUD Gunung jati, walaupun hasilnya belum maksimal dan sesuai harapan pasien.
Bahkan dalam proses pengobatan Aldi di RSUD Gunung jati mengalami permasalahan di administrasi dengan bersitegang adu argumentasi.
“Walaupun akhirnya terselesaikan dengan berbagai cara demi proses pengobatan Aldi dengan keadaan keluarga yang tidak mampu,” ungkapnya.
Hal senada dikatakan Sanaji ayah ananda Aldi, anaknya tidak bisa berjalan seperti biasanya dan di bawa ke rumah sakit terus pulang. Karena susahnya saya harus mengeluarkan uang perawatan sebesar 18 juta lebih.
Sedangkan Aldi idak punya kartu BPJS pemerintah, oleh sebab itu anaknya menjadi pasien umum.
“Saya selaku kepala keluarga bingung uang dari mana sebesar itu sedangkan saya buruh harian lepas kadang dapat kandang engak, buat sehari hari saja susah mas,” ungkapnya.
Dalam keadaan kesusahan dan mencari solusi keuangan di RSUD Gunung jati tersebut, kata Sanaji, alhamdulilah di bantu oleh pak Bachrudin, pak Kuwu Setupatok Johar dan puskesos mas Anwar.
Akhirnya anak saya Aldi bisa pulang, walaulun di warnai harus debat dulu di ruangan administrasi terkait pembayaran RSUD Gunung jati.
Dan, setelah menanyakan ke Kuwu johar cara penyelesaian terkait tagihan RSUD Gunung jati, Kuwu Johar menjelaskan pembayaran tagihan rumah sakit dengan cara di angsur setiap bulan. ucapnya. (Jamil)
More Stories
KAI Daop 3 Sediakan Layanan Kereta Api Murah dan Cepat “Perkuat Transportasi Publik”
Batalyon Arhanud 14/PWY dan Persit KCK Yonarhanud 14 PD III Siliwangi, Berikan Bantuan Paket Sekolah Ke SMPN 12 Kota Cirebon
Peringatan Hari Desa 2026 “Desa Berdaulat, Indonesia Kuat”