Januari 16, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

SMK Muhammadiyah Lemahabang Gelar Tasyakuran Kelulusan Kelas 12 dan Salam Pamit

Cirebon Online

Kabupaten Cirebon, – SMK Muhammadiyah Lemahabang Kabupaten Cirebon Jawa Barat menggelar acara salam pamit dan tasyakuran kelulusan untuk siswa kelas 12 angkatan. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para siswa dan siswi yang telah menyelesaikan pendidikan mereka selama tiga tahun.

Acara tersebut berlangsung di hall gedung SMK Muhammadiyah Lemahabang yang hadiri Kadis Ketenagakerjaan pemda kabupaten Cirebon, para guru, orang tua siswa-siswi dan undangan terkait lainnya. Senin (5/5/2025).

Selain pelepasan kelas XII juga diisi dengan kegiatan sosial Donor Darah, Bazar, service gratis, pembuatan SKCK hingga pembuatan kartu kuning bagi di siswa untuk persyaratan melanjutkan studi dan lowongan kerja (Loker).

Dalam kesempatan itu, Wakasek SMK Lemahabang Bidang kurikulum, Rudi Hartono Spd mengatakan, dari total siswa keseluruhan sebanyak 1822 bahwa pencapaian pendidikan di SMK Muhammadiyah sangat membanggakan dari 641 siswa, 100 persen lulus.

“Alhamdulillah keseluruhan siswa 1822 dan siswa angkatan XII sebanyak 641 Siswa, 100℅ lulus,” Ungkapnya.

Lanjut Rudi, bahkan dari siswa kami sebelum lulus sudah ada yang magang dan bekerja di beberapa perusahaan rekanan sebanyak 119 dari jumlah 641.

“Lebih dari itu, pihak Sekolah memberikan Beasiswa bagi 11 siswa yang berprestasi,” Jelasnya.

Sementara itu Kepala SMKM Lemahabang Ruspandi didampingi Wakasek Jimmy diruang kerjanya menyampaikan, dalam kegiatan tasyakuran itu, pihaknya memberikan kemudahan bagi para siswa untuk mengurus SKCK.

“Kami persiapkan kemudahan siswanya untuk membuat SKCK dan kartu kuning dengan mendatangkan Empat (4) Polsek, yaitu Polsek Lemahabang, Polsek Sedong, Polsek Susukan Lebak dan Polsek Karangsembung, agar siswa tidak repot datang ke Polsek untuk pengurusan SKCK” Terangnya.

Kepala SMKM Lemahabang memberikan pesan inspiratif, Ia menekankan pentingnya kejujuran, mengingat bangsa ini tengah mengalami krisis kejujuran. Ia menceritakan kisah seorang montir motor yang sukses karena kejujurannya, yang membangun kepercayaan dan akhirnya meraih kesuksesan sebagai pengusaha.

“Jadi, kepada para siswa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap situasi, Berbakti kepada kedua orang tua, dengan selalu taat dan patuh serta bergaul dengan cara yang baik dan mengembangkan hard skill dan soft skill yang telah diajarkan selama di sekolah,” Harapnya.

Tak hanya itu, Ruspandi juga menambahkan, bahwa SMKM Lemahabang juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan lokomotif dan industri, bahkan dengan LazisMU (Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sodaqoh) dengan bekerjasama di bidang pendidikan melalui program LazisMu.

“LazisMu merupakan kegiatan berkala yang dilakukan oleh seluruh siswa melalui infak dan Sodakoh, yang salah satunya adalah dimanfaatkan bagi para siswa yang tidak mampu agar tetap bisa menimba ilmu di SMK Muhammadiyah tanpa terhambat karena pembiayaan,” Imbuhnya.

Masih kata Ruspandi, SMKM Lemahabang juga mengadakan kegiatan aksi sosial bersama Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Cirebon dengan menggelar aksi sosial donor darah yang diadakan di lingkungan sekolah.

Selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang sederhana namun sangat berarti.

Jadi, bukan hanya kegiatan tasyakuran siswa saja, tetapi juga berlangsung aksi sosial gelar donor darah pada Senin pagi setelah upacara selesai yang diikuti dengan antusias oleh para siswa, guru, serta staf sekolah dengan hasil 45 Labu kantong donor darah.

“Acara donor darah ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial sekolah SMKM Lemahabang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah, sekaligus mengedukasi para siswa tentang pentingnya donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata kepada kemanusiaan,” Kata Ruspandi di dampingi Pa Hadi saat monitoring di ruang donor darah.

Sedangkan dari PMI Kabupaten Cirebon, hadir dengan tim medis yang profesional untuk memastikan proses donor darah berjalan lancar dan aman.

“Setiap pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, seperti pengecekan tekanan darah dan hemoglobin, sebelum diperbolehkan mendonorkan darah,” Pungkasnya. (Jamil)

Spread the love