Januari 15, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

ASPEC Akan Gelar Aksi Damai “Grudug Kantor Bupati Cirebon”

Cirebon Online

Kabupaten Cirebon, – Berdasar hasil Konsolidasi Akbar yang digelar di BUMDes Jatipancur, Kecamatan Greged pada Minggu (3/8/2025) malam kemarin.

Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) sepakat dan serukan Aksi Unjuk Rasa Damai yang akan digelar kembali di depan Kantor Bupati Cirebon pada hari Kamis tanggal 7 Agustus 2025.

Aksi Unjuk Rasa Damai tersebut tidak lain sebagai bentuk kekecewaan dan desakan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon agar segera melakukan perbaikan dan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan Kabupaten Cirebon.

Hal ini berkaitan dengan semakin parahnya kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Greged dan Beber yang menyebabkan kecelakaan, menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Disampaikan Korlap ASPECS, Labib Bahaisul Mustofa, dalam aksi yang akan di mulai pada Pukul 09.00 WIB nanti, kami akan mengerahkan massa sekitar 300 orang dengan perlengkapan perangkat Sound System, Megaphone, Ban Bekas, Spanduk dan lainnya.

Dia pun menegaskan menjamin aksi ini akan dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan
menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami tidak akan lelah dan akan terus mendorong Pemkab Cirebon hingga merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang merata untuk wilayah Cirebon Selatan yang bertahun lamanya terus tertinggal,“ tandasnya.

ASPECS mengatakan hasil kesepakatan audiensi bersama DPUTR Kabupaten Cirebon, Bappelitbangda Kabupaten Cirebon dan R. Hasan Basori Anggota DPRD Kabupaten Dapil 7 sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon yang digelar di Kantor Kecamatan Greged pada 5 Mei 2025 lalu, telah hilang arah dan terkesan mancla-mencle.

Hal ini semakin menimbulkan keresahan masyarakat terhadap kondisi jalan yang semakin rusak parah, membahayakan keselamatan pengendara dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

“Terlalu lama janji – janji pembangunan, tetapi tidak kunjung dirasakan di wilayah kami sebagai bagian dari warga Kabupaten Cirebon. Dan, masyarakat menuntut hak atas infrastruktur yang layak dan pembangunan yang adil dan merata,“ tegas Labib. (Red/*)

Spread the love