Cirebon Online
Indramayu, – Dalam mewujudkan Kabupaten Indramayu bersih dan bebas sampah kini semakin nyata. Sebab, tim Penguatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM) resmi meluncurkan replikasi pilot project pemilahan sampah dari sumber di Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat.
Program ini diyakini bakal menjadi model percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Bukan Sekadar Program Replikasi proyek di RW 01 Kelurahan Lemahabang meliputi RT 01, 02, 03, 04, 05, 23, 08, 09, 13, dan 14.
Inisiatif ini tidak hanya sebatas program formal, melainkan sebuah gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tim PPAM Kabupaten Indramayu bersinergi erat dengan Duta Pilah Sampah.
Para kader peduli lingkungan yang dipilih dari warga setempat—sebagai ujung tombak edukasi. Mereka bergerak langsung ke lapangan, mendampingi warga untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah tangga.
Edukasi hingga Inovasi Biopori Dukungan penuh pihak kelurahan menjadikan program ini lebih kuat.
Salah satu inovasi unggulan adalah pengolahan sampah organik dengan metode biopori. Teknik sederhana ini mampu mengubah sisa makanan dan sampah kebun menjadi pupuk alami.
Dampaknya sangat signifikan: volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang drastis, sekaligus mendukung pertanian warga. Dukungan Pemerintah Daerah Program ini juga mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Dalam hal ini Bupati Indramayu, Lucky Hakim, sangat mengapresiasi dengan terobosan PPAM.
“Program ini sangat membantu mengurangi sampah dari sumbernya. Kami mendukung penuh upaya PPAM dan berharap Indramayu benar-benar bisa menjadi kota bebas sampah,” kata Lucky Hakim.
Sudah 4 tahun lalu minta naik tunjangan Indramayu nenuju kota bersih dan berkelanjutan inisiatif yang merupakan bagian dari Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP).
“Melalui PPAM, Indramayu berkomitmen menjadikan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai gerakan masif dan berkelanjutan,” Tandasnya
Dengan sinergi kuat antara pemerintah, Duta Pilah Sampah, dan masyarakat, diharapkan program Lemahabang mampu menginspirasi seluruh wilayah Indramayu. Targetnya sebuah kabupaten yang bebas sampah, sehat, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.***
More Stories
KAI Daop 3 Sediakan Layanan Kereta Api Murah dan Cepat “Perkuat Transportasi Publik”
Batalyon Arhanud 14/PWY dan Persit KCK Yonarhanud 14 PD III Siliwangi, Berikan Bantuan Paket Sekolah Ke SMPN 12 Kota Cirebon
Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Ketua PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Posyandu Kecamatan