Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Setelah 20 tahun perjuangan, Cirebon Timur resmi menjadi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDOB). Setelah ditetapkan oleh DPRD Jawa Barat dan Pemprov Jabar dalam rapat paripurna.
Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) selaku garda depan proses pengusulan CDOB Cirebon Timur optimis, akan lolos menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).
Dengan tujuan dan tekad yang mulia tersebut, FCTM mengadakan refleksi tiga tahun perjuangan pemekaran Cirebon Timur di Hotel Dedy Jaya Ciledug Kabupaten Cirebon. Kamis (23/10/2025).
Hal ini tentunya Kabupaten Cirebon terus melakukan langkah untuk meningkatkan nilai kapasitas daerah (kapasda) supaya masuk rangking kedua dari 10 CDOB di Jawa Barat.
Ketua FCTM, KH Taufikurahman Yasin saat agenda refleksi tiga tahun lahirnya FCTM menegaskan, dalam momentum memperingati hari lahir FCTM yang ketiga, progresnya yang sangat ditunggu adalah persetujuan dari Kemendagri, DPR RI dan Presiden Republik indonesia.
Bahkan, FCTM akan terus meningkatkan kapasitas daerah dengan menambahkan nilai yang kurang dan melakukan updating data sehingga ranking CDOB Cirebon Timur yang sekarang rangking keenam bisa menjadi rangking satu atau minimal dua dari daerah lain.
Oleh karena itu, Kabupaten Cirebon terus melakukan langkah untuk meningkatkan nilai kapasitas daerah (kapasda) supaya masuk rangking kedua dari 10 CDOB di Jawa Barat.
“Kami akan terus berupaya melakukan komunikasi politik dengan pemerintah pusat, agar Cirebon Timur diutamakan melalui komunikasi politik, kekuatan tokoh dengan para elit dapat bersinergi,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil ketua DPRD kabupaten Cirebon dari fraksi PKB H.R. Hasan Basori, MSi, menambahkan, FCTM telah melewati tahapan penting di tingkat provinsi, perjalanan Cirebon Timur menuju kabupaten definitif masih terus dilakukan bersama sama kuatkan kekompakan, konsistensi pengawalan dan mengingatkan “Perjuangan belum berakhir”.
Menurutnya, DPRD Jawa Barat telah mengajukan hasil persetujuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk proses verifikasi lebih lanjut.
“Namun, realisasi pembentukan Kabupaten Cirebon Timur secara definitif masih harus menunggu keputusan penting dari pemerintah pusat, yaitu pencabutan moratorium pemekaran daerah oleh Presiden Republik Indonesia.” Ungkapnya.
Masih kata Hasan Basori, Cirebon Timur rencananya akan terdiri dari 16 kecamatan. Data ini menunjukkan potensi besar namun juga tantangan dalam pengelolaan wilayah yang akan dimekarkan dari Kabupaten Cirebon yang saat ini memiliki luas wilayah 1.077 km2, 40 kecamatan, dan 424 desa dengan jumlah penduduk mencapai 2,45 juta jiwa.
“Saya berharap, pemekaran ini dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga sosial.” Tuturnya.
Lebih dari itu lanjut Hasan, fokus utama ke depan adalah meningkatkan skor kelayakan Cirebon Timur. Ini berarti perlunya investasi lebih lanjut dalam infrastruktur dasar, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan.
Jadi, peran APBD provinsi dan kabupaten induk akan sangat vital dalam mendukung persiapan ini.
“Semua pihak harus bersinergi untuk memastikan Cirebon Timur siap menjadi daerah otonom yang mandiri dan sejahtera.” Pungkasnya. (Jamil)
More Stories
KAI Daop 3 Sediakan Layanan Kereta Api Murah dan Cepat “Perkuat Transportasi Publik”
Batalyon Arhanud 14/PWY dan Persit KCK Yonarhanud 14 PD III Siliwangi, Berikan Bantuan Paket Sekolah Ke SMPN 12 Kota Cirebon
Peringatan Hari Desa 2026 “Desa Berdaulat, Indonesia Kuat”