Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – PT Semesta Marga Raya (SMR) jalan tol Kanci Pejagan yang menghubungkan jalur Cirebon sampai Brebes Jawa Tengah. Telah mempersiapkan pengaturan lalu lintas untuk antisipasi kepadatan lalu lintas selama Natal dan tahun baru (Nataru) tahun 2025 – 2026.
Disampaikan Kepala Manager Operasional PT Semesta Marga Raya (SMR) Fadli Firmandani, pengaturan lalu lintas jalan tol Kanci Pejagan akan dilakukan monitoring di dua titik yaitu di pintu masuk dan keluar tol Ciledug kabupaten Cirebon – Pejagan Jawa Tengah dengan membuka hingga lima gardu transaksi pada saat puncak arus.
Adapun keramaian arus lalu lintas di prediksi dari tanggal ini dilakukan pada 24 Desember, dan arus balik 29 Desember sampai dengan tanggal 1 Januari 2025.
“Jadi, persiapan menghadapi libur panjang natal dan tahun baru tahun ini PT SMR telah melakukan kesiapan Operasional semaksimal mungkin,” jelas Fadli kepada media. Senin (22/12/2024).
Fadli juga menambahkan, dalam persiapan Nataru, PT SMR sudah melakukan komunikasi, koordinasi dan sosialisasikan dengan semua pihak instansi terkait.
Bahkan kata Fadli saat konferensi pers didampingi Heru dan Tri Baharuddin Humas PT SMR memaparkan, bahwa persiapan Nataru telah dilakukan sebelumnya seperti perbaikan kapasitas arus jalan tol, PJU, rest area dan lainnya.
“Ini semua agar pengendara merasa aman dan nyaman, saat melaksanakan perjalanan liburan bersama keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, kendaraan yang diprediksi masuk atau kembali ke Tol Kanci Pejagan pada periode Nataru diperkirakan akan mulai meningkat pada tanggal 24 Desember 2025. Dan, peningkatan ini akan terlihat dari arus lalu lintas seperti hari normal.
Lebih dari itu, Manager operasional SMR juga menghimbau kepada semua pengendara untuk mempersiapkan diri, baik kelayakan mobil dan lainnya.
Ada beberapa tips untuk pengendara dalam menyambut Mataru yaitu : Cek kendaraan, disiplin apabila mengantuk berhenti dan beristirahat di rest area terdekat untuk menghindari kecelakaan serta agar menghindari hal – hal yang tak diinginkan oleh kita semua.
Jadi, bagi yang ingin berlibur, kami harap tetap hati-hati di jalan. Selain itu, pastikan destinasi wisata yang dituju aman, serta cek kondisi cuaca.
Karena puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi antara Desember, Januari dan Februari, jadi perlu diperhatikan untuk keselamatan perjalanan. imbuhnya. (Jamil)
More Stories
Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Ketua PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Posyandu Kecamatan
Danrem 063/SGJ Terima Kunjungan Kapolresta Cirebon, Tegaskan Soliditas TNI–Polri
Majalengka Peringkat Tiga se-Jawa Barat dalam Serapan Jagung tahun 2025