April 5, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

Kolam Renang Alami Cikomboy Di Padati Pengunjung Wisatawan

Cirebononline

Kabupaten Cirebon – Di hari idulfitri 1477 Hijriah, objek wisata keluarga mulai dipadati pengunjung dari berbagai wilayah III Cirebon bahkan sampai dari kota Bandung Jakarta juga Jawa Tengah.

Hal ini terjadi pada salah satu Kolam Renang Cikomboy yang terletak di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Dengan keistimewaan yang menyuguhkan kesegaran mata air alami tanpa bahan kimia.

Destinasi ini menjadi pilihan favorit bagi warga lokal maupun luar kota karena harganya yang sangat terjangkau. Lebih dari itu objek wisata Kolam Renang Cikomboy di Desa Matangaji orang tua bisa melakukan pengawasan secara langsung.

Disampaikan Agus salah satu pengunjung dari Sindang laut kabupaten Cirebon, mengaku sengaja memilih Cikomboy sebagai lokasi berlibur keluarga. Selain lokasinya yang terbilang dekat, fasilitas wahana permainan air yang tersedia sangat cocok untuk menyenangkan anak-anak.

“Kami sekeluarga memilih di Cikombo disamping harga tiketnya murah, juga ada wahana kolam renang yang cocok untuk menyenangkan anak-anak. Harga tiket hari biasa cuma 5 ribu rupiah, tapi karena suasana Lebaran sekarang jadi 10 ribu rupiah per orang,” Katanya, Rabu (25/3/2026).

Tak hanya soal harga, keunggulan utama Cikomboy terletak pada kejernihan airnya. Menurut pengelola, air yang digunakan berasal langsung dari mata air alami yang dikuras setiap hari, sehingga bebas dari kandungan bahan kimia seperti kaporit.

Sedangkan Kuwu Desa Matangaji, Rusnadi,vmenambahkan bahwa promosi yang gencar selama setahun terakhir telah menarik minat wisatawan hingga dari luar provinsi.

Tak hanya itu, di wisata Kolam Renang Cikomboy ini airnya tidak terkontaminasi bahan kimia. Ini air asli dari mata air dan setiap hari dikuras.

“Alhamdulillah, Lebaran tahun 2026 ini ada peningkatan pengunjung. Bahkan ada yang datang dari luar kota, luar desa, hingga luar provinsi,” Tuturnya.

Masih kata Kuwu Rusnadi, pembangunan wisata ini sendiri merupakan hasil kolaborasi pendanaan yang signifikan, mulai dari Dana Desa sebesar Rp33 juta pada tahun 2024, bantuan Dinas Pariwisata Kabupaten Cirebon senilai Rp200 juta, hingga kontribusi PAD Desa. Total investasi yang mencapai kisaran Rp400 juta ini kini mulai membuahkan hasil manis.

Dalam tujuh bulan terakhir, wisata Cikomboy berhasil mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp470 juta, dengan kontribusi ke PAD Desa mencapai Rp252 juta juga meningkatkan ekonomi warga sekitar.

“Wisata ini menyerap banyak tenaga kerja dari warga desa, mulai dari ibu-ibu pelaku UMKM, generasi muda, hingga Bumdes dan Karang Taruna,” ungkapnya. (Red)

Spread the love