cirebononline
Kabupaten Cirebon. – Berbagai upaya dilakukan SMPN 2 Losari, Kabupaten Cirebon, dalam menghadapi persaingan global, terutama saat penerimaan siswa baru (PPDB).
Meski berada di wilayah perbatasan, sekolah ini tak menyurutkan semangat untuk menambah rombongan belajar (rombel) melalui program internal. Salah satunya, pembiasaan diri siswa di bidang keagamaan sebagai tauladan bagi calon siswa baru.
Kegiatan seperti sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an menjadi magnet bagi orang tua di sekitar. “Ini membuat orang tua lebih memilih sekolah kami,” ujar Kepala Sekolah SMPN 2 Losari, Tetty Sumiasih, saat ditemui di sekolahnya, Jumat (1/5/2026).
Tetty menjelaskan, sebagai pencetak generasi penerus bangsa, sekolah terus berinovasi dengan membenahi internal, termasuk pembiasaan bagi siswa dan guru.
“Penerimaan siswa baru kami laksanakan sesuai juklak dan juknis yang berlaku. Karena masyarakat sekitar sangat taat beragama, kami perbanyak kegiatan seperti tadarus dan sholat Dhuha berjamaah,” tambahnya.
Baik sekolah negeri maupun swasta punya keunggulan masing-masing. Sekolah negeri seperti SMPN 2 Losari lebih tersistem dan menjangkau banyak siswa, sementara swasta lebih fleksibel dalam inovasi pendidikan.
Setiap tahun ajaran baru menjadi tantangan untuk menambah siswa. “Kami yakin bisa bersaing dengan sekolah lain dan terus tingkatkan mutu pendidikan,” kata Tetty didampingi Kasubag Humas, Nurhayati. “Kami semangat menjadikan generasi emas bangsa dengan kemampuan terbaik yang ada,” pungkasnya. (Adang)
More Stories
Situasi Memungkinkan, Andi Subandi Berencana Maju sebagai Caleg pada Pileg 2029
Pemdes Cibogo Adakan Pengecatan Kantor Desa “Demi Estetika, Kenyamanan dan Kinerja Pelayanan Publik”
Maju Adiwiyata, SMPN 1 Gebang Cirebon Unggulkan Produk Karya Siswa: Pupuk Serbuk dan Cair dari Cangkang Rajungan