Mei 25, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

FCTM Gelar Halal Bihalal “Perkuat Silaturahmi dan Peluang DOB Pemekaran Cirebon Timur”

Cirebon Online

Kabupaten Cirebon, – Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) mengadakan halal bihalal untuk memmperkuat silaturahmi dan konsolidasi dengan tetap berkobar semangat tak akan pudar dalam memperjuangkan pemekaran wilayah yang berlangsung di salah satu hotel di Cirebon. Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari jajaran pengurus FCTM, pemerintah desa, para kuwu, tokoh masyarakat, anggota dewan, hingga tokoh ulama dari berbagai wilayah di Cirebon.

Disampaikan Ketua Umum Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM), KH Taufiqurrahman Yasin, dengan kehadiran lintas unsur ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Cirebon Timur yang terus diperjuangkan.

” Digelarnya halal bihalal oleh FCTM bertujuan untuk memperkuat dukungan dan konsolidasi menuju pemekaran wilayah dengan mengusung tema “Menakar Peluang DOB Pasca Penyusunan Destranada dan Prospek Kabupaten Cirebon Timur”. Ungkapnya.

Menurutnya kegiatan ini, tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga diisi forum diskusi dengan menghadirkan sejumlah materi terkait pembangunan dan peluang Cirebon Timur ke depan.

Sedangkan pada forum yang berlangsung penuh semangat dan tali silaturahmi, sejumlah pemateri memaparkan berbagai aspek strategis, mulai dari posisi Cirebon Timur pasca penyusunan Desain Strategi Penataan Daerah (Destranada), peluang terbentuknya DOB, hingga prospek pembangunan apabila Kabupaten Cirebon Timur resmi terbentuk.

Bahkan pada saat sesi diskusi berlangsung humanis dan dinamis. Peserta dari berbagai unsur tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan menyampaikan pandangan mereka terkait langkah perjuangan pemekaran wilayah.
Memasuki sesi tanya jawab, pembahasan semakin menghangat.

” Alhamdulillah seiring suasana diskusi berbagai pertanyaan mulai dari kesiapan administrasi, dukungan masyarakat, hingga strategi mendorong percepatan pembentukan Cirebon Timur sebagai daerah otonom baru disambut antusias pengurus FCTM dan yang hadir”. Tandasnya.

KH Taufiqurrahman Yasin juga mengungkapkan perjuangan pembentukan Cirebon Timur masih terus dikawal melalui berbagai langkah strategis, baik komunikasi dengan pemangku kepentingan maupun pemerintah pusat.

Dan, progres perjuangan saat ini, kata dia, tinggal menunggu pengesahan regulasi pemerintah yang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemekaran.
“Insya Allah semoga saja pada akhir tahun 2026 sudah bisa disahkan.

“Kami perlu mengingatkan kepada seluruh warga Cirebon Timur bahwa FCTM sejauh ini masih terus melakukan koordinasi dan mengawal proses pemekaran kepada stakeholder, berbagai pihak dan termasuk pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FCTM, Dr H Taufik Ridwan, menambahkan bahwa saat ini pihaknya fokus pada percepatan pemenuhan Kapasitas Daerah (Kapasda) sebagai salah satu syarat penting pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Cirebon Timur.

Untuk itu, kajian Kapasda untuk CDOB Cirebon Timur telah dilakukan dan pihaknya masih fokus untuk pemenuhan Kapasda sebagai syarat untuk dimekarkan dari Kabupaten Cirebon.

“Saat ini kami fokus pada pemenuhan target Kapasda. Proses itu menjadi bagian penting menuju tahapan berikutnya,” Terangnya.

Dr H Taufik Ridwan juga memaparkan, saat ini Cirebon Timur juga telah berstatus sebagai Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) setelah memperoleh persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat.

Selain aspek administratif, perkembangan infrastruktur dan layanan publik di wilayah Cirebon Timur juga dinilai semakin mendukung.

Lebih dari itu, keberadaan sejumlah program pembangunan seperti KDMP, MBG, hingga bertambahnya fasilitas layanan kesehatan berupa rumah sakit baru di wilayah Cirebon Timur dinilai menjadi modal penting dalam mendukung kesiapan daerah apabila nantinya resmi menjadi daerah otonom baru. Pungkasnya. (Jamil/Adang)

Spread the love