Cirebon online
Kabupaten Cirebon, – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Quwwatul Islam, Desa Cikancas, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, berlangsung semarak dan penuh nuansa kebersamaan.
Bukan sekadar peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, kegiatan yang digelar Jumat (28/8/2026) tersebut juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial masyarakat Desa Cikancas.
Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian acara tersebut. Mulai dari cek kesehatan gratis, khitanan massal, pembacaan Maulid Nabi hingga pengajian umum.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga.
Sebanyak 150 orang mengikuti cek kesehatan gratis, sementara 20 anak warga Desa Cikancas mengikuti khitanan massal.
20 Anak Diarak Keliling Desa Sebelum Khitanan
Khitanan massal menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat.
Sehari sebelum pelaksanaan khitanan, 20 anak peserta terlebih dahulu diarak berkeliling Desa Cikancas dengan menggunakan delman.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran kesenian Burok yang mengiringi dan menghibur anak-anak serta masyarakat selama arak-arakan.
Bagi para peserta, momen tersebut menjadi pengalaman yang berkesan.
Selain mendapatkan pelayanan khitanan secara gratis, mereka juga diajak merasakan kemeriahan tradisi bersama keluarga dan masyarakat Desa Cikancas.
Khitanan massal kemudian dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) setelah Salat Jumat, dengan peserta khusus warga Desa Cikancas.
150 Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Rangkaian Maulid Nabi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa cek kesehatan gratis yang terbuka untuk umum.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Total peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan mencapai 150 orang.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Masyarakat tidak hanya diajak mengenang kelahiran Rasulullah SAW dan meneladani akhlaknya, tetapi juga mendapatkan manfaat langsung melalui pelayanan kesehatan.
Ketua DKM: Maulid Nabi Jadi Spirit Persatuan
Ketua DKM Masjid Quwwatul Islam, Ust. Rahman Shaleh, M.Pd., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna lebih luas dari sekadar memperingati hari kelahiran Rasulullah.
Menurutnya, momentum tersebut juga harus menjadi spirit untuk memperkuat persatuan masyarakat, khususnya dalam membangun Masjid Quwwatul Islam dan Desa Cikancas.
“Acara ini selain memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, juga sebagai spirit untuk persatuan dalam membangun masjid dan Desa Cikancas,” ujar Rahman.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rangkaian kegiatan Maulid Nabi dapat berlangsung sukses dan meriah.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan kepada Pemerintah Desa Cikancas, lembaga desa, perangkat desa, para ketua RT/RW, para donatur, serta seluruh masyarakat yang turut berkontribusi dalam kegiatan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support dan dukungan sehingga acara ini berlangsung sukses dan meriah,” katanya
.
Kuwu Cikancas Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah
Hal senada disampaikan Kuwu Desa Cikancas, Yayan Tony Heryanto, A.Md.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk mengambil suri teladan dari kehidupan dan akhlak Nabi Muhammad SAW.
Menurut Yayan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah sangat penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, menjaga silaturahmi dan memperkuat persaudaraan.
Ia mengajak masyarakat Desa Cikancas menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk semakin peduli terhadap sesama.
Yayan juga berharap kegiatan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi serta menjaga persaudaraan seluruh masyarakat Desa Cikancas.
“Semoga melalui momentum Maulid Nabi ini kita bisa mengambil suri teladan dari Nabi Besar Muhammad SAW, menambah kepedulian terhadap sesama, memperkuat tali silaturahmi serta persaudaraan seluruh masyarakat Desa Cikancas,” ujarnya.
Pembacaan Maulid hingga Pengajian Umum
Selain kegiatan sosial, nuansa keagamaan tetap menjadi bagian utama dalam rangkaian peringatan.
Pembacaan Maulid Nabi dilaksanakan pada sore hari, mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Sementara pengajian umum digelar pada malam hari mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Pengajian menghadirkan KH Atvi Haq Khoirunnas, M.Pd., dari Pamayang, Cipatujah, Tasikmalaya yang menyampaikan tausiah dengan mengangkat tema:
“Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah sebagai Dasar Membangun Kehidupan Sosial yang Harmonis.”
Tema tersebut sejalan dengan semangat kegiatan yang memadukan nilai keagamaan, kepedulian sosial, kesehatan, serta persatuan masyarakat.
Maulid Nabi Jadi Momentum Kebersamaan Warga Cikancas
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Quwwatul Islam Desa Cikancas akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda keagamaan.
Arak-arakan 20 anak peserta khitanan dengan kesenian Burok, pelayanan kesehatan gratis bagi 150 warga, pembacaan Maulid, hingga pengajian umum menjadi rangkaian yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.
Di balik kemeriahan tersebut terdapat pesan yang lebih dalam: persatuan, kepedulian dan silaturahmi harus terus dijaga dalam membangun Desa Cikancas.
Semangat tersebut pula yang diharapkan terus tumbuh setelah rangkaian Maulid Nabi berakhir.
Sebab, meneladani Rasulullah SAW bukan hanya melalui peringatan, tetapi juga dengan menghadirkan kepedulian, persaudaraan dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat tersebut, Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Quwwatul Islam Desa Cikancas menjadi momentum memperkuat ukhuwah sekaligus menghidupkan kepedulian sosial masyarakat.(***)
More Stories
Karnaval Budaya, Jaipongan hingga Lola KDI Meriahkan Semarak Pesta Rakyat Desa Cikancas
Pemdes Cisaat Gelar Padat Karya Tunai Rehab Jalan dan Jembatan Desa Anggaran DD dan ADD
Kuwu Pabuaran Lor Melantik Lima Perangkat Desa