Cirebon Online
Kota Cirebon, – Melalui kompetisi karya jurnalistik FKSM 2025 Danantara Indonesia dan Pelindo mengajak insan pers, pegiat media, serta masyarakat umum untuk menyorot sisi-sisi inspiratif dari
Pelabuhan Cirebon. pasalnya dari kisah para pekerja pelabuhan, potensi logistik maritim, hingga inovasi hijau yang mulai diterapkan semua menjadi bahan cerita yang layak disebarkan kepada publik.
Pelabuhan yang telah berdiri sejak era kolonial sampai hari ini bertransformasi menjadi simpul penting dalam rantai logistik nasional, menghubungkan potensi ekonomi pesisir utara dengan kawasan industri di Priangan Timuri hingga Jawa Tengah bagian barat.
Dan, pada tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Pelabuhan Cirebon, melalui Forum Komunikasi Stakeholder Maritim (FKSM) 2025.
Berbagai pihak dari pemerintah, BUMN, sejarawan, hingga pelaku industri berkumpul untuk membahas masa depan pelabuhan yang menjadi ikon kebanggaan Kota Udang.
FKSM bukan sekedar pertemuan, melainkan wadah kolaborasi yang menghadirkan semangat baru bagi pengembangan pelabuhan sebagai smart port yang ramah lingkungan dan terfokus pada efisiensi logistik.
Sehingga dengan Tema “FKSM 2025 di Pelabuhan Cirebon” menjadi ajang refleksi dan inovasi bagaimana pelabuhan ini bisa terus tumbuh di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi pelayaran dunia.
“ Pelabuhan Cirebon memiliki posisi strategis, tidak hanya untuk komoditas ekspor-impor, tetapi juga mendukung rantai pasok domestik di wilayah Jawa Barat bagian timur,” Ujar salah satu pejabat Pelindo Regional 2 Cirebon dalam Perayaannya.
Dengan berbagai proyek peningkatan infrastruktur dermaga, fasilitas gudang, serta penerapan sistem digital kepelabuhan, Cirebon kini bersiap menjadi pelabuhan modern yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Lebih dari itu, Pelabuhan Cirebon juga menyimpan potensi sosial dan budaya yang tak kalah menarik. Kawasan pelabuhan kerap menjadi magnet wisata sejarah, dengan bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh di sekitarnya.
Para nelayan lokal juga turut membebani kehidupan denyut aktivitas ekonomi di kawasan ini menjadikan ruang kehidupan yang dinamis dan penuh warna.
“Melalui Kompetisi Karya Jurnalistik FKSM 2025 Danantara Indonesia dan Pelindo mengajak insan pers, pegiat media, serta masyarakat umum untuk menyorot sisi-sisi inspiratif dari Pelabuhan Cirebon.” Ungkapnya.
Tak hanya itu, dari kisah para pekerja pelabuhan, potensi logistik maritim, hingga inovasi hijau yang mulai diterapkan semua menjadi bahan cerita yang layak disebarkan kepada publik.
“Karya jurnalistik bukan sekadar laporan, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam mengangkat citra pelabuhan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah.” Terangnya.
Menurutnya, di balik tiap kapal yang bersandar dan muatan yang dibongkar, ada denyut kehidupan masyarakat yang terus berjuang menjaga nadi pelabuhan tetap berdetak.
Jadi, pelabuhan Cirebon bukan hanya gerbang laut, tetapi menjadi saksi perjalanan ekonomi, budaya, dan harapan masyarakat pesisir yang menatap masa depan dengan optimisme baru. Pungkasnya. (*)
More Stories
Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Ketua PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Posyandu Kecamatan
Danrem 063/SGJ Terima Kunjungan Kapolresta Cirebon, Tegaskan Soliditas TNI–Polri
Majalengka Peringkat Tiga se-Jawa Barat dalam Serapan Jagung tahun 2025