Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Cirebon pada hari Senin (05/01/2025) menjelang malam telah memicu terjadinya banjir di beberapa desa di Kecamatan Mundu.
Akibat banjir dengan ketinggian yang cukup signifikan mengakibatkan ribuan warga terdampak dan mengharuskan sebagian dari mereka untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Ada beberapa desa yang direndam banjir, terutama Perumahan di desa Pamengkang, Banjarwangunan, Suci, Mundu Pesisir juga perumahan warga yang paling terdampak di kecamatan Mundu akibat tanggul di desa Pamengkang Jebol.
Salah satunya adalah Blok Kalijaga Dusun 4 Desa Mundupesisir, di mana sekitar puluhan ribu jiwa atau setidaknya 267 rumah tinggal tergenang air.
Hal ini disampaikan Kadus 4 Desa Mundupesisir, Rudiyana, bahwa banjir yang melanda wilayahnya merupakan akibat dari limpasan air yang mengalir dari wilayah Pamengkang dan Banjarwangunan.
“Air mulai masuk ke pemukiman sekitar pukul 19.00 WIB, dan hingga pukul 21.00 WIB kondisi air belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Ketinggian genangan mencapai hingga 1 meter di beberapa titik,” jelas Rudiyana saat memberikan keterangan terkait kejadian banjir.
Menurutnya, kondisi geografis wilayah yang berada di bagian bawah lereng membuatnya menjadi titik kumpul air saat terjadi hujan intens tinggi di wilayah sekitarnya.
Selain itu, aliran sungai yang melewati kawasan tersebut juga mengalami peningkatan debit yang signifikan akibat curah hujan tinggi.
“Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Mundupesisir sudah melaporkan kejadian banjir ini kepada berbagai pihak terkait.” Ujarnya.
Ditambahkan Rudiyana, bahwa saat ini kebutuhan paling mendesak yang dibutuhkan oleh warga adalah perahu karet untuk memfasilitasi evakuasi warga yang masih terkurung di dalam pemukiman maupun untuk mengangkut bantuan kebutuhan pokok.
“Sambil menunggu bantuan dari pihak terkait, sebagian besar warga sudah secara mandiri mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi atau fasilitas umum. Beberapa warga bahkan harus menerobos genangan banjir untuk mencapai lokasi yang aman,” tambahnya.
Kejadian banjir tidak hanya mempengaruhi Desa Mundupesisir, melainkan juga berdampak pada akses jalan menuju wilayah sekitarnya. Ratusan warga dari Desa Suci, Desa Banjarwangunan, dan kawasan sekitar harus tertahan di tepi Jalan Pantura Mundu karena akses jalan menuju Mundupesisir-Pamengkang tergenang air.
“Banyak kendaraan yang mencoba menerobos genangan air akhirnya mengalami kerusakan mesin akibat masuknya air ke dalam ruang mesin.” Pungkasnya. (Red)
More Stories
Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Ketua PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Posyandu Kecamatan
Danrem 063/SGJ Terima Kunjungan Kapolresta Cirebon, Tegaskan Soliditas TNI–Polri
Majalengka Peringkat Tiga se-Jawa Barat dalam Serapan Jagung tahun 2025