Cirebon Online
Kabupaten Cirebon – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon Jawa Barat.
Peristiwa itu terjadi satu kendaraan pick up tertabrak kereta api dari arah Jawa Tengah menuju Cirebon. Akibat dari kecelakaan tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu lagi masih dalam perawatan di rumah sakit.
Padahal pada malam harinya salah satu warga desa Penpen tertabrak kereta api juga di lintasan rel kereta api di desa Bandengan.
Menurut keterangan salah seorang warga, kecelakaan itu terjadi sekitar jam 14.25 WIB, salah satu mobil pick up tertabrak kereta api.
” Peristiwa ini terjadi sekitar 14.25 WIB,” kata salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian. Jumat (6/12/2024).
Dari pantauan media, terlihat sejumlah petugas kepolisian Polsek Mundu melakukan proses evakuasi yang di saksikan warga yang berkerumun.
Sedangkan menurut Kapolsek Mundu Resort Cirebon Kota Iptu Didi Sumardi, SH., mengatakan, pada peristiwa yang terjadi di perlintasan rel kereta api desa Bandengan, ada dua orang korban dari mobil pick up yang tertabrak kereta api.
Sementara itu, dari kedua korban tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu korban lagi polisi belum bisa memastikan kondisinya. Karena korban telah dibawa ke rumah sakit di Kota Cirebon.
“Jadi, ada dua korban, yang satu meninggal dunia dan satu lagi sudah dibawa ke rumah sakit,” jelas Iptu Didi Sumardi, SH.
Kapolsek Mundu Iptu Didi Sumardi saat di mintai keterangan terkait kecelakaan itu, belum bisa menjelaskan terkait kronologi dari kecelakaan tersebut maupun identitas para korban.
“Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut dan masih mengumpulkan keterangan,” katanya.
Sedangkan menurut penjaga perlintasan rel kereta api seorang warga yang sehari-harinya bekerja sebagai penjaga Inisial DN (30 Tahun) menceritakan pada saat kecelakaan mobil pickup berwarna hitam tertabrak kereta api.
Dirinya pada saat itu sedang menerima nasi kota yang dibagikan oleh pengendara yang melintas di sekitar lokasi.
Dan, setelah menerima nasi box, saya masih mengatur kendaraan setelah mobil yang ngasih nasi box lewat aman. Saya bawa nasi ke tempat duduk.
Sambil melihat isi nasi box, saya kaget lewat ada mobil (pickup) sudah ada di tengah-tengah rel.
Tanpa bisa di hindari lagi, disaat bersamaan ada kereta api yang melaju dari arah Jawa Tengah menuju ke Cirebon. Akibatnya, mobil pickup berwarna hitam itu pun tersambar kereta api yang melintas.
“Padahal kata penjaga kereta, dirinya sempat meneriaki pengendara mobil pickup awas ada kereta,.. ada kereta, agar segera menghindar,” katanya.
Penjaga kereta DN pun memaparkan, dalam kecelakaan itu mobil pickup sempat terseret kereta sekitar 50 meter dari lokasi kejadian dan ada dua orang di dalam mobil tersebut.
” Saya sempat berusaha membantu salah seorang korban yang ada di dalam mobil. Sementara satu korban lainnya terpental dari kendaraan,” pungkasnya. (Jamil)
More Stories
Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Ketua PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Posyandu Kecamatan
Danrem 063/SGJ Terima Kunjungan Kapolresta Cirebon, Tegaskan Soliditas TNI–Polri
Majalengka Peringkat Tiga se-Jawa Barat dalam Serapan Jagung tahun 2025