Januari 15, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

“Nilainya Fantastis, Miliaran Rupiah” LSM Soroti Anggaran Sewa Kendaraan Pejabat Pemda Kabupaten

Cirebon Online

Kabupaten, – LSM GERAM, LSM Penjara dan Ormas GRIB Jaya kecewa kepada Dinas Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) karena tidak kooperatif terkait anggaran sewa kendaraan dinas para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon.

Ketiga lembaga ini menilai BKAD terkesan menutupi dan lempar tanggung jawab ke Bagian Umum Setda Kabupaten Cirebon.

“Kami sebelumnya mengirim surat resmi permohonan audiensi ke BKAD pada 13 Agustus 2025. Kemaren Rabu (13/8/2025), kami memang diterima dan melakukan audiensi dengan BKAD tetapi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tidak bisa dijawab dengan jelas. Ada kesan ditutup-tutupi dan lempar tanggung jawab,” tegas Kasudin, Ketua Umum LSM GERAM, Jumat (15/8/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Kuwu Bagreg, sewa kendaraan untuk para pejabat ini banyak kejanggalan dan patut dipertanyakan.

“Kenapa harus sewa, sementara biaya yang dikeluarkan tetap besar. Kalau sewa, kendaraan itu tidak milik pemerintah. Yang menarik, kenapa hanya Adrian Travel. Apa bukan monopoli namanya. Sama artinya pemerintah membuat kaya pemilik Adrian Travel, karena nilainya miliaran,” ucap Kuwu Bagreg didampingi Sekjen GERAM, Toni Gumilar.

Diterangkan, sewa kendaraan itu untuk semua kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bagian, camat, kepala bidang, asisten sekda dan staf ahli. Tipe mobil tentu berbeda sesuai tinggi jabatannya.

Jumlah mobil yang disewa oleh Pemkab Cirebon lebih dari 100 unit. Nilai sewa bisa miliaran, apalagi kalau dalam waktu 1 tahun.

“Ini perlu dijelaskan ke masyarakat Kabupaten Cirebon, kenapa memperkaya Adrian Travel. Perlu ditelusuri juga, kok bisa Andrian Travel sampai menyediakan mobil lebih dari 100 unit. Apa betul Andrian Travel punya modal besar, jangan-jangan duitnya dari pemkab juga. Ini disinyalir ada akal-akalan duit rakyat,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Ketua Ormas GRIB Jaya, Edi Sukardi, yang mempertanyakan kenapa harus sewa kendaraan kalau anggarannya sampai miliaran rupiah.

“Lebih baik beli aja, bisa bertahap. Kalau beli, kan mobilnya milik pemkab. Milik rakyat Kabupaten Cirebon, jadi bukan milik Adrian Travel. Ini harus dijelaskan ke rakyat. Kami meyakini ada kongkalingkong antara Adrian Travel dengan oknum pejabat,” tandasnya.

Ketua LSM Penjara, Asep Supriadi meminta persoalan ini jangan saling lempar tanggung jawab antara BKAD dengan Bagian Umum. Tandasnya. (Ko2h) 

Spread the love