Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Pentas pagelaran seni budaya Losari yang digelar di desa Ambulu kecamatan Losari kabupaten Cirebon Jawa Barat. Berlangsung semarak dan meriah yang di sambut antusias hampir ribuan masyarakat sekitar dengan memenuhi jalan saat pelepasan budaya dan seni dilakukan oleh Camat Losari.
Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh beberapa jenis seni dan budaya yang ada di Losari semisal, Tari Topeng Losari, Burok dari Losari dan Burok Brebes Jawa Tengah juga Sintren yang disajikan secara apik oleh para seniman yang tergabung di Losari.
Dalam sambutannya Camat Losari Mukhlas mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mensupport para seniman juga budayawan di wilayah kecamatan Losari.
“Pagelaran seni dan budaya ini, demi kemajuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi yang berprofesi seni juga budaya, dan merupakan salah satu cikal bakal peninggalan leluhur yang harus di rawat, dikembangkan, dilestarikan sebagai tradisi jangan sampai punah,” Tandasnya.
Masih kata Camat Muklas yang di dampingi ketua panitia Imam dan sekdes Ambulu, dilaksanakannya pagelaran seni dan budaya juga merupakan bentuk kepedulian pemuda Losari dalam melestarikan, mempertahankan budaya dan seni dengan berbagai kreasi juga inovasi penerus seniman.
” Saya berharap penerus tradisi seniman dan budayawan terus menambah kreasi dan inovasi untuk menghidupkan seni dan budaya di era digitalisasi yang semakin canggih. Dan, jangan terkikis oleh zaman diera digitalisasi yang semakin canggih,” ungkap camat Muklas kepada media setelah naik Burok. Sabtu (14/12/2024).
Hal senada disampaikan Ketua pelaksana Imam, bahwa kegiatan semacam ini cukup efektif untuk mengenalkan kesenian dan budaya terhadap masyarakat Losari khususnya serta warga Cirebon pada umumnya.
Imam pun berharapan semoga acara seperti ini bisa menjadi wadah untuk para seniman yang ada di Losari dan juga memotivasi anak-anak usia dini hingga remaja untuk dapat melestarikan kesenian dan budayanya.
Dan, ini adalah bentuk kepedulian dari pemuda Losari terhadap seni dan budaya yang kami miliki serta sudah menjadi keharusan kita untuk merawat juga menjaga bersama warisan dari nenek moyang leluhur Losari
“Ke depan kami ingin acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang ada di Kecamatan Losari dengan berbagai kreasi dan inovasi agar jangan sampai terdisrupsi oleh zaman,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kedepannya akan dibentuk dua tim. Tim yang pertama yakni semacam EO yang mengurusi acara Pagelaran Seni Budaya Losari dan tim yang kedua yakni tim riset.
Tujuannya untuk menginventarisasi kesenian-kesenian yang ada di Losari dan menggali unsur sejarah dan budaya yang terkandung di Losari.
“Jadi, progres kedepannya kita memiliki sejarah utuh tentang Losari dan desa-desanya,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari disbudpar kabupaten Cirebon Iwan mengungkapkan, pagelaran Seni Budaya ini akan mendapat dukungan, baik secara materil dan moril dari pemerintah.
Tentu ini hal positif yang dilakukan oleh pemuda Losari dan perlu kita dukung penuh. Hal-hal mengenai kendala teknis kedepannya bisa menjadi bahan evaluasi dan menjadi catatan.
“Dan acara seperti ini harus berjalan setiap tahunnya, karena di samping kegiatan Pagelaran Seni Budaya juga mengenalkan Makanan khas Losari seperti Bandeng Gepuk dan lainnya untuk meningkatkan ekonomi kreatif melalui UMKM yang turut berjualan disekitar acara ini,” terangnya. (Jamil)
More Stories
Bupati Majalengka Hadiri Pelantikan Ketua PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Posyandu Kecamatan
Danrem 063/SGJ Terima Kunjungan Kapolresta Cirebon, Tegaskan Soliditas TNI–Polri
Majalengka Peringkat Tiga se-Jawa Barat dalam Serapan Jagung tahun 2025