Januari 15, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

Selamat Hari Pajak 2025 Tekad DJP “Meneguhkan Pajak Sebagai Fondasi Kemandirian Bangsa”

Cirebon Online

Jakarta, — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar Upacara Nasional Peringatan Hari Pajak 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. Bukan sekadar seremoni tahunan, peringatan ini menjadi momen refleksi atas tekad DJP meneguhkan pajak sebagai fondasi kemandirian bangsa.

Dalam amanatnya, Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengingatkan akar sejarah Hari Pajak. Tanggal 14 Juli 1945 menjadi tonggak penting ketika istilah “pajak” pertama kali tercantum dalam naskah UUD 1945 berkat inisiatif Dr. Radjiman Wedyodiningrat pada sidang BPUPKI.

Sejak itu, sistem perpajakan Indonesia terus tumbuh melalui reformasi berkelanjutan menuju sistem yang lebih adil, transparan, dan modern.

“Kita tidak hanya mengelola penerimaan negara, tetapi juga kepercayaan rakyat. Pajak adalah bentuk gotong royong bangsa untuk membiayai kesejahteraan bersama,” tegas Bimo.

Komitmen Transformasi dan Reformasi Berkelanjutan

Dirjen Pajak menegaskan pentingnya melanjutkan reformasi yang telah berlangsung lebih dari empat dekade, termasuk pengembangan Coretax System sebagai tulang punggung administrasi modern DJP.

Penyempurnaan sistem dilakukan demi memberikan layanan terbaik dan mempertahankan kepercayaan Wajib Pajak—mitra utama DJP.

Dalam kesempatan itu, Dirjen juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pegawai DJP, termasuk yang telah purna tugas.

Ia menekankan pentingnya etos kerja, dedikasi, dan integritas untuk mencapai target penerimaan pajak 2025 sebesar Rp2.189,3 triliun—naik 13,3% dibanding tahun sebelumnya.

“Penerimaan pajak bukan sekadar angka. Ini amanah dari rakyat yang harus dikelola dengan jujur dan berani menghadapi segala tekanan,” tandasnya.

Menjaga Integritas, Memperkuat Sinergi, Melindungi Pegawai

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, DJP berkomitmen membangun budaya kerja berlandaskan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Dirjen menekankan pentingnya menjaga marwah institusi dengan menjadikan nilai-nilai dasar organisasi sebagai panduan kerja sehari-hari.

Seluruh pegawai diharapkan menjadi teladan dalam pelayanan publik untuk memperkuat kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, DJP juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan perlindungan hukum dan keamanan bagi pegawai yang bekerja profesional dan taat aturan.

Kolaborasi Lintas Sektor & Peluncuran Piagam Wajib Pajak

Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan upaya pencegahan korupsi, DJP bersinergi dengan Polri, Kejaksaan, KPK, serta instansi lainnya lewat Tim Optimalisasi Penerimaan Negara dan Satgassus penerimaan sektor prioritas seperti pertambangan dan perikanan.

Tahun ini, DJP juga akan meluncurkan Taxpayers’ Charter (Piagam Wajib Pajak)—sebuah langkah konkret untuk menghormati kontribusi Wajib Pajak sekaligus membangun hubungan yang adil, setara, dan bertanggung jawab.

Piagam ini dirumuskan secara partisipatif bersama pelaku usaha, asosiasi, konsultan pajak, akademisi, dan relawan perpajakan.

Menuju Tax Ratio 11%: Tanggung Jawab Bersama

Menutup pidatonya, Dirjen Pajak mengajak seluruh jajaran DJP untuk menjaga semangat dan konsistensi dalam membangun sistem perpajakan yang berintegritas, modern, dan efektif demi mewujudkan target tax ratio 11% dalam waktu dekat.

“Ia juga mendoakan agar seluruh pegawai DJP diberikan kekuatan dan keteguhan hati dalam mengemban amanah besar ini,” Ungkapnya.

Selamat Hari Pajak 2025, mari terus tumbuh bersama pajak untuk Indonesia yang lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera. (*)

Spread the love