Mei 1, 2026

Cirebon Online

Kabar Jelas Informasi Luas

Adu Nasib Dengan Gaji Besar, “PMI Indramayu Tergiur Berangkat ke Taiwan dan Hong Kong”

cirebononline.com

Indramayu, – Pekerja Migrasi Indonesia (PMI) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, banyak mengadu nasib di luar negeri melonjak drastis. Hal ini tercatat dari data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu, sepanjang tahun 2025 terdapat 21.182 orang yang berangkat mencari nafkah ke mancanegara.

Disampaikan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Indramayu, Asep Kurniawan, bahwa angka akumulasi dari berbagai skema keberangkatan resmi yang terdata oleh pemerintah.

“Sedangkan data di P3MI dengan penempatan perorangan, mandiri juga perpanjangan kontrak di luar negeri,” kata Asep Kurniawan di Balai Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/2/2026).

Masih lanjut Asep, lebih dari 500 PMI dari Nunukan pada saat sebelum Pandemi Covid-19, bahkan mungkin jumlah riil di lapangan diprediksi jauh lebih besar lagi.

“Pasalnya, data 21.182 tersebut belum mencakup warga yang berangkat melalui skema pemagangan dan keberangkatan mandiri ke negara-negara seperti Jepang dan lainnya.” Ujarnya.

Menurutnya, rata-rata warga Indramayu yang berangkat ke luar negeri mencapai 22.000 hingga 23.000 orang per tahun. Faktor ekonomi dan sulitnya mencari lapangan kerja di dalam negeri menjadi alasan utama warga memilih mengadu nasib di negara orang.

“Jumlah tahun 2025 hampir sama seperti sebelum Covid. Kalau pas Covid kan sempat turun drastis dan tahun ini kembali naik drastis,” Jelas Asep.

Negara Taiwan masih menjadi favorit tujuan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, disusul oleh Hong Kong dan Singapura.

“Memang gaji yang ditawarkan di negara-negara tersebut dinilai jauh lebih besar dibandingkan penghasilan di negara Indonesia.” Ungkapnya.

Namun Asep pun menghimbau dan perlu teliti dan seleksi akan pentingnya berangkat dengan status yang jelas, aman dan sesuai aturan, agar keluarga yang ditinggalkan lebih tenang.

“Aman dalam arti kata dia berangkatnya dengan status yang jelas, bekerja di sana jelas, sehingga bisa memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan,” Pungkasnya. (*)

Spread the love