Cirebon online
Kabupaten Cirebon, – Anggota DPRD PDI-P Jawa Barat Diah Fitri Maryani, SE., MM., melakukan kegiatan sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 bersama perangkat desa Waled Kota yang berlangsung di Aula Desa Waled Kota Kecamatan Waled kabupaten Cirebon. Senin (08/06/2026).
Kegiatan ini menghadirkan anggota DPRD kabupaten Cirebon, Perangkat dan lembaga desa, tokoh masyarakat, Ibu PKK dan berbagai unsur masyarakat untuk membahas peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengawasan program pemerintah daerah dengan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan jalannya pemerintahan daerah.

Disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat Diah Fitri Maryani, SE. MM., bahwa pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.
” Saya menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Desa harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin transparan dan akuntabel.” Katanya.
Lanjut Ibu Diah Fitri Maryani, agenda ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat agar kebijakan yang dijalankan dapat tepat sasaran serta memberi dampak langsung bagi pelayanan publik.
Menurutnya, acara yang berlangsung menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat agar kebijakan yang dijalankan dapat tepat sasaran serta memberi dampak langsung bagi pelayanan publik.
Anggota DPRD Jawa Barat Diah Fitri Maryani, SE. MM., juga menambahkan bahwa pembanguan infrastruktur desa harus cepat, mudah, dan adaptif untuk perkembangan dan kemajuan pemerintah Desa dengan alokasi anggaran yang sekarang sangat prihatin karena adanya pemangkasan.
“Pemerintah harus mampu menghadirkan tambahan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana dalam kemajuan desa, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya sesuai tupoksi.” ungkapnya.
Selain itu, kata Diah Fitri Maryani menjelaskan adanya pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari dan pengawasan anggaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan DPRD, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Keterlibatan masyarakat dalam memberikan masukan dan kritik sangat penting agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Sementara itu, kuwu Desa Waled Kota H. Afiat memaparkan pentingnya peningkatan pembangunan baik infrastruktur terutama sarana transportasi untuk kelancaran dan kesuksesan ekonomi sebagai salah satu kemajuan dan peningkatan sumber daya alam dan Manusia dalam mengelola asset desa dan lainnya.
Menurutnya, pembangunan transportasi jalan sangat penting untuk mendorong iklim investasi dan mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan jasa, niaga dann administrasi.
“Kolaborasi pembangunan infrastruktur transportasi dan antarinstansi menjadi kunci kemajuan ekonomi dan kesejahteraan suatu pemerintah Desa bersama warganya.” katanya.
Tak hanya itu, kuwu H. Afiat yang juga ketua FKKC Waled menegaskan dalam pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar program pemerintah tetap berjalan sesuai regulasi.
“Evaluasi berkala perlu dilakukan untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan tidak menyimpang dari tujuan awal.” tuturnya.
Kuwu H. Afiat juga mengapresiasi kepada seluruh warga dan perangkat desa yang aktif memberikan masukan selama kegiatan berlangsung.
“Ia berharap acara ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah dan desa di Kabupaten Cirebon. pungkasnya. (Jamil/Adang).
More Stories
Pramuka Garuda Jadi Salah Satu Prioritas SPMB 2026 dan Dorong Penguatan Karakter Pelajar
Pajak Minimum Global 15% Berlaku, Indonesia Hadapi Tantangan Investasi Baru
Gelar Latihan Reksa Siaga, TNI AU Edukasi Mitigasi Bencana dan Berikan Hiburan Edukatif bagi Warga Majalengka