Cirebononline
Kabupaten Cirebon, – Mengakhiri bulan suci Ramadan 1447 H, LSM Kompak menggelar konsolidasi sekaligus buka puasa bersama seluruh jajaran pengurus dan anggotanya. Acara ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tapi juga mengingatkan komitmen untuk tetap konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait ketidakadilan akibat penyelewengan oleh pejabat publik.
Pada kesempatan tersebut, LSM Kompak menyoroti dugaan penyelewengan anggaran infrastruktur senilai Rp5,5 miliar yang diduga menjadi “bancrakan” beberapa elit partai yang duduk di DPRD Kabupaten Cirebon. Ketua Umum LSM Kompak, Sudarto SH, menyampaikan hal ini di hadapan ratusan pengurus dan anggota.
” Dalam waktu dekat, kami akan usut tuntas oknum penerima saweran duit rakyat tanpa pandang bulu,” tegas Sudarto. Ia menilai sangat memalukan karena rakyat sudah lama menginginkan infrastruktur mulus, tapi anggarannya malah dikorupsi anggota DPRD. “Masih banyak jalan amburadul di Cirebon Timur, malah duitnya dipakai bancrakan,” geramnya.
Sudarto menambahkan, pasca-Idul Fitri, LSM Kompak akan bergerak all-out mengusut kasus memalukan ini. “Emangnya duitnya Bupati, Wakil Bupati, atau Kimardiyah? Itu duit rakyat! Gemiin wani, kien wani, sukiki masih tetap wani,” pungkasnya dengan nada tegas. (Adang Juhandi)
More Stories
Jumat Berkah Kliwon “Forum Jurnalis Online, Indocement, Cirebon Power dan KaI Berbagi Rejeki”
PSDA Jawa Barat Normalisasi Saluran Irigasi Cibogo Setelah 5 Tahun Terabaikan
Saat Klarifikasi, RS UMC Astanajapura Akui “Penanganan Pasien, Ada Kendala Ruang dan Komunikasi”