Cirebon online
Kabupaten Cirebon, – Pemerintah Desa Waled Kota Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027.
Agenda tersebut dihadiri Forkopimcam Waled, perangkat dan lembaga desa, ketua BPD, LPMD, Ibu PKK, pendamping desa, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan undangan terkait lainnya yang berlangsung di gedung serba guna Desa Waled Kota. Senin (28/9/2026).
Disampaikan kuwu H. Afiat desa Waled Kota bahwa, Musrenbang Desa ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menyusun rencana pembangunan desa untuk tahun 2027.
Oleh sebab itu, dalam pembahasan Musrenbang, sejumlah permasalahan dan kebutuhan yang ada di Desa Waled Kota menjadi perhatian untuk diajukan pembangunan seperti pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan keagamaan yang mendapatkan penanganan bersama antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Jadi, melalui musyawarah ini, berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat dibahas bersama agar program pembangunan yang direncanakan dapat disesuaikan dengan kondisi dan prioritas desa.” Ungkapnya.
Kuwu H. Afiat dalam pemaparannya menjelaskan, sejumlah permasalahan dan kebutuhan yang ada di Desa Waled Kota tidak hanya berkaitan dengan sarana pertanian, transportasi dan penghubung antar blok dan desa yang membutuhkan kesadaran masyarakat dalam proses pembangunan keamanan dan kenyamanan warga sekitar.
“Untuk itu, pembahasan lainnya berkaitan dengan alokasi Dana Desa dan ADD, serta bagaimana anggaran yang tersedia dapat diarahkan untuk mendukung program yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan prioritas pembangunannya.” Harapnya.
Dia pun menambahkan, turut dibahas mengenai kebutuhan bantuan dan peningkatan sarana pendidikan, kesehatan, pencegahan stunting, air bersih, ibu hamil yang menjadi salah satu prioritas penting dalam mendukung pembangunan masyarakat agar dirasakan manfaatnya sesuai kondisi kebutuhan yang menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa.
Tak hanya itu, kuwu H. Afiat juga menyampaikan pentingnya perhatian terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda.
“Sosialisasi dan edukasi sejak dini dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya narkoba serta mendorong peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam melakukan pencegahan.” Tandasnya.
Senada di katakan Camat Waled melalui Ekbang Yudi Krisnandi pentingnya Musrenbang dilaksanakan secara terbuka dan partisipatif.
Karena setiap usulan yang disampaikan diharapkan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kemampuan anggaran dan skala prioritas pembangunan desa.
“Musrenbang ini menjadi ruang bersama untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Usulan yang muncul agar dapat dibahas berdasarkan skala prioritas, sehingga pembangunan yang dilaksanakan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Masih kata Yudi melalui Musrenbang Desa Waled Kota diharapkan penyusunan RKP Desa Tahun 2027 dapat menghasilkan perencanaan yang lebih terarah, sesuai kebutuhan masyarakat, serta mampu mendukung peningkatan pelayanan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kesejahteraan warga Desa. Pungkasnya. (Jamil/Adang)
More Stories
Bupati Imron Terima Kunjungan Mendikdasmen, Tinjau Rehabilitasi SD Kedungjaya
SMPN 1 Waled Uji Coba Pembelajaran Digital melalui UTS
Kampung Donor, Jatiseeng Rutin Gelar Donor Darah