Cirebon online
Kabupaten Cirebon, – Kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep hadiri hajatan Ustadz Ujang Bustomi di Kabupaten Cirebon.
Kedua tokoh tersebut hadir di Padepokan Anti Galau, Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/9/2026).
Presiden RI ke 7 Jokowi dan Kaesang turut disambut sejumlah pengurus DPD PSI Kabupaten Cirebon. Ketua DPD PSI Kabupaten Cirebon, Capt. H.M. Haryanto, S.E., M.M., M.Mar., bersama jajaran pengurus tampak hadir dalam suasana penuh keakraban.
Bagi jajaran PSI Kabupaten Cirebon, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat dan berbagai elemen di daerah.
Meski sejumlah pengurus partai turut hadir, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan merupakan bagian dari hajatan Ustaz Ujang Bustomi. Kehadiran pengurus PSI dalam penyambutan Jokowi dan Kaesang tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai agenda politik.
Namun demikian, pertemuan tersebut tetap menjadi perhatian publik. Terlebih, Kaesang Pangarep merupakan Ketua Umum PSI, sedangkan Jokowi merupakan Presiden ke-7 RI sekaligus salah satu tokoh nasional yang masih mendapat perhatian dalam dinamika politik Tanah Air.
Kehadiran kedua tokoh tersebut juga disambut antusias masyarakat. Sejumlah warga terlihat berkumpul dan ingin menyaksikan secara langsung kedatangan Jokowi dan Kaesang dalam kegiatan tersebut.
Bendahara DPD PSI Kabupaten Cirebon, Sudarto, S.H., mengatakan kehadiran jajaran pengurus PSI merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus bentuk penghormatan terhadap tokoh dan masyarakat yang hadir.Panduan Kota & Daerah
“Kami hadir untuk bersilaturahmi dan menyambut kedatangan Pak Jokowi dan Mas Kaesang. Ini momentum yang baik untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan, khususnya dengan masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Sudarto.
Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam aktivitas PSI. Karena itu, silaturahmi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui berbagai momentum kemasyarakatan.
“Yang terpenting adalah menjaga suasana tetap sejuk dan penuh kebersamaan. Kita hormati hajatan ini sebagai momentum silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.
Sudarto menambahkan, PSI Kabupaten Cirebon akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat bawah.Panduan Kota & Daerah
“Kami ingin PSI hadir dekat dengan masyarakat, mendengar apa yang menjadi harapan dan persoalan masyarakat. Politik harus tetap membawa semangat kebersamaan dan memberikan manfaat,” pungkasnya.
Kehadiran Jokowi dan Kaesang di Padepokan Anti Galau menjadi salah satu momentum yang menarik perhatian di Kabupaten Cirebon. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut memperlihatkan interaksi antara tokoh nasional, masyarakat, dan berbagai elemen daerah dalam suasana kekeluargaan. (*)
More Stories
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Penyelenggaraan Hari Pers Nasional