cirebononline
Kabupaten Cirebon, – Ritual ibadah berkeliling menjadi tradisi silaturahmi yang telah dirawat sejak delapan tahun silam. Hal ini dilaksanakan warga Desa Ambulu dengan semangat yang tak surut sedikit pun.
Lampu-lampu di Mushola Baiturohman, Blok Manis Wetan, tampak berpencar lebih terang walaupun Ramadhan mulai memasuki fase puncaknya di sepuluh hari terakhir.
Dan ruang utama mushola tak lagi sanggup menampung jamaah yang datang. Mereka meluber hingga ke halaman, beralaskan karpet seadanya di bawah langit yang diselingi hujan.
Disampaikan kuwu Sunaji Desa Ambulu, Kecamatan Losari, kabupaten Cirebon, Jawa Barat, semangat warga Desa Ambulu tak surut sedikit pun dengan ruang utama mushola tak lagi sanggup menampung jamaah yang datang.
Dengan suasana khusyuk, begitu terasa saat Ustadz Ali Mujahidin memimpin gerakan demi gerakan sholat tarawih. Di antara barisan jamaah, terlihat wajah-wajah lelah usai bekerja yang berganti dengan binar keikhlasan.
Menurutnya, Ini bukan sekadar sholat berjamaah biasa, melainkan agenda Tarawih Keliling (Tarling) yang sudah menjadi nafas Pemerintahan Desa Ambulu sejak 2018.
“Alhamdulillah warga memadati hingga ke halaman, beralaskan karpet seadanya di bawah langit yang diselingi hujan.” Jelasnya. Senin malam (9/3/2026).
Kuwu Sunaji menambahkan, begitu salam terakhir diucapkan, suasana formal birokrasi mendadak lebur dalam kehangatan kekeluargaan. Tidak ada jarak antara pejabat desa dan warga.
“Sambil menikmati kudapan sederhana dan minuman yang disuguhkan, obrolan mengalir layaknya di ruang tamu sendiri.” Tuturnya.
Lanjutnya, pemerintah Desa menitipkan Pembinaan Kemasyarakatan kepada para sesepuh, alim, dan pengurus Mushola Baiturrohman.
Dengan suaranya tenang namun sarat penekanan. Ia menyadari betul bahwa membangun desa seluas Ambulu tidak bisa dilakukan sendirian dari balik meja kantor desa.
“Kewajiban pembinaan ada di tangan kami, tapi akan lebih maksimal kalau seluruh komponen masyarakat bahu membahu. Semoga Ambulu menjadi Desa Baldatun Thoyyibatyun Wa Robbun Ghofur – desa yang baik, aman, nyaman, dan makmur, sekaligus mendapat ampunan Tuhan.” Ungkapnya.
Senada dengan kuwu Ambulu, Ketua BPD Ambulu Muhammad Nur Arifin, M.Pd., tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya melihat antusiasme warga.
Baginya, momen Tarling adalah waktu terbaik untuk menyerap ‘denyut nadi’ keinginan warga secara langsung tanpa sekat protokoler.
“Kami merasa berbahagia atas sambutan pengurus dan jamaah di sini. Jajaran pemerintahan desa sangat berharap silaturahmi seperti ini tetap terjalin agar kondisi sosial kita senantiasa kondusif,” ungkap kang Nunung panggilan akrabnya
Kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ali Mujahidin. Di akhir acara, tidak ada yang bergegas pulang. Warga masih tampak asyik bercengkerama, memastikan bahwa malam itu, harapan mereka tidak hanya sampai ke langit, tapi juga didengar langsung oleh para pemangku kebijakan desa.
Kegiatan Tarawih Keliling di hadiri kuwu Ambulu, Sunaji, M.Si., bersama perangkat desa, anggota BPD, RT/RW, hingga kader PKK/Posyandu dan Linmas perwakilan wilayah masing-masing. (Jamil)
More Stories
Wakil Bupati Cirebon: Terjun Langsung Meninjau Penyebab Banjir Rob di Desa Ambulu
SMK Yalis Grand Wisata Buka Penerimaan Siswa Baru 2026/2027 “Banyak Fasilitas dan Beasiswa”
SMK Yalis Grand Wisata Buka Penerimaan Siswa Baru 2026/2027 “Banyak Fasilitas dan Beasiswa”