Cirebon Online
Kabupaten Cirebon, – Sebanyak 1830 tenaga kerja Pekerjaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat yang bertugas pemeliharaan pintu irigasi waduk dan sungai di wilayah Jawa Barat. Menuntut kejelasan status kepegawean yang sudah hampir 18 tahun mengabdi.
Dikatakan Sendi Aditian mewakili rekan rekan kerja yang lain, bahwa tuntutan kami akan di sampaikan ke Dedy Mulyadi Gubernur Jawa Barat terpilih. Karena selama ini disebut tenaga honorer Jawa Barat, namun tidak bisa masuk PPPK sehingga kami ingin ada kejelasan status kepegawaian.
Sendi Aditian juga mengungkapkan, sejalan dengan implementasi Persiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan potensi pertanian sebagai ketahanan pangan khususnya di Jawa Barat, sangat penting dengan ketersediaan air bagi para petani serta pemeliharaan irigasi waduk yang di bidangi kami.
” Tetapi nasib dan status kami sudah puluhan tahun mengabdi tidak ada kejelasan,” ungkapnya. Kamis (6/2/2025).
Demi untuk memoerjuangjan nasib status honoer sebanyak 1830 tenaga kerja sumber daya air Provinsi Jawa Barat. Lanjut Sendi, pihaknya akan memohon kepada kang Dedy Mulyadi Gubernur Jawa Barat terpilih untuk bisa mengangkat staderajat kami.
” Apakah sebagai tenaga honorer Provinsi Jawa Barat atau bisa masuk sebagai tenaga PPPK di Jawa Barat,” tegas pria yang aktif di lembaga Desa Kabupaten Cirebon.
Tak hanya itu, Sendi juga bersama rekannya menyampaikan permohonan kebijakan Gubernur Jawa Barat akan nasib honorer tenaga kerja sumber daya air (PSDA) Jawa Barat, supaya bisa didengar.
Dan, jika perlu kami siap untuk Audensi dengan Kang Dedy Mulyadi Gubernur Jawa Barat terpilih. Tandasnya. (Adang Juhandi)
More Stories
Operasi Gabungan BKCHT Majalengka Amankan 150 Ribu Batang Rokok Ilegal
Dispora Majalengka Gelar Seleksi Pemuda Pelopor 2026, Tiga Terbaik Siap Melaju ke Provinsi
Panyaweuyan Terkenal Obyek Wisata Juga Menjadi Sentra Pertanian Bawang Merah