cirebononline
Alam semesta tersusun dari sel alam, dan sel tersebut tersusun dari molekul alam, dan molekul tersusun dari atom, dan atom tersusun dari elekton, neutron dan Proton, ketiganya tersusun dari partikel dasar quark.
Secara global alam semesta tersusun dari atom-atom ini adalah batu bata yg menyusun menjadi alam semesta beserta isinya
Namun atom-atom tersebut jika di tarik benang merahnya memiliki partikel penyusun atom yg bernama elektron, Proton dan neutron, dan ketiganya tersusun dari partikel dasar yg bernama quark, partikel ini berasal dari sesuatu yg belum dapat disebut (CiKal bakal materi) yg terbentuk langsung dari Dzat Allah. Hal ini di jelaskan di dalam Al-Qur,an yg demikian bunyinya:
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
Bukankah pernah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?”
(QS. Al-Insan 76: Ayat 1)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan pada sisi Kamilah khazanahnya; Kami (Allah) tidak menurunkan (Zat) nya melainkan dengan ukuran tertentu.”
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 21)
Awalnya Allah mencipta alam semesta beserta isinya dari setitik Dzat-Nya (Wujud Allah atau Fisik Allah) dengan proses diturunkan kwalitasnya menjadi Zat dan kemudian Zat tersebut membentuk quark, partikel ini adalah cikal bakal materi yg akan membentuk alam semesta yg di dalam Al-Qur,an disebut suatu yg padu.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami (Allah) pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?”
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 30)
Melalui proses degradasi dan adaptasi suatu yg padu mengalami proses Big Bang (Dentuman besar/Ledakan besar) yg kemudian membentuk alam baka yg di dalamnya ada 7 planet bumi Surga dan 7 planet bumi Neraka.
Secara singkat proses ini juga terjadi saat Dzat Allah menyusun diri menjadi alam fana, di alam fana terdapat miliyaran bintang dan galaksi yg di dalam 8 tata Surya ada bumi yg menyimpan air, tumbuhan, hewan dan manusia.
Ilmuan dunia termashur yg lahir di Jerman yg bernama Albert Einstein dalam penelitian Fisikanya mengatakan bahwa, bumi terbentuk dari volume nol atau dari ketiadaan dan pendapat ini menurut saya salah besar, yg benar alam semesta beserta isinya termasuk bumi terbentuk dari keberadaan, bukan dari ketiadaan, yaitu dari keberadaan Allah, sebab bahan baku alam semesta berasal dari Dzat Allah atau dari Fisik Allah, sehingga alam semesta dan Allah ada rangkaian/susunan kehalusan yg tidak terpisahkan dengan Allah.
Maka dari itu di dalam Al-Qr,an disebutkan Allah Maha Meliputi segala sesuatu di karenakan Allah dan alam semesta memiliki rangkaian yg tidak terputus dalam genggaman Allah. Demikianlah Bunya ayatnya:
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
. Dan Ingatlah, sesungguhnya Dia (Allah) Maha Meliputi segala sesuatu.”
(QS. Fussilat 41: Ayat 54)
Jelas sudah dengan ayat ini bahwa Allah Maha Meliputi segala sesuatu yg juga meliputi tubuh kita yg berarti Allah dan mahluk-Nya ada susunan kehalusan yg tidak terputus, sehingga alam semesta beserta isinya (mahluk-Nya) ada hubungan yg sangat dekat. Hal ini diutarakan di dalam Al-Qur,an yg demikian bunyinya:
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)
Karena Allah dekat, maka kita jangan merasa jauh, sebab Allah tidak pernah kemana-mana yg menjauh dari Allah itu kesadaran kita yg tidak pernah menyadari keberadaan Allah yg sangat dekat, lebih dekat dari urat leher.
Untuk itu hadirkan terus kesadaran kita bersama Allah dimanapun kita berada agar kita tidak merasa terpisah dari Allah, dengan demikian akal dan hati kita bisa terus mengingat Allah saat kita di luar solat, sehingga qolbu kita terhubung secara terus menerus kepada Allah tanpa putis-putus hingga ajal menjemput.
Subhanallah, Alhamdulilah, betapa sempurnanya Allah dalam menciptakan mahluk-Nya, semoga dengan tulisan ini hati kita dapat terkagum kepada Allah dan menambah sentuhan hati kita untuk semakin dekat dan semakin cinta kepada Allah.
Inilah proses penciptaan langit dan bumi oleh Allah yg ternyata bahan bakunya dari Wujud/Fisik Allah, semoga bermanfaat. (Hadi S)
More Stories
500 Ibu Hamil di Brebes Dapat Pemeriksaan Gratis
Wali Kota Cirebon Raih LPM Award 2026
DWP Brebes Asah Kreativitas Zero Waste