Cirebon online
Kabupaten Cirebon.- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled Kabupaten Cirebon melounching Poliklinik Vaksinasi sebagai upaya mendekatkan dan mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Cirebon Timur.
Pembukaan layanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Sosialisasi Layanan Vaksinasi Internasional dan Penerbitan International Certificate of Vaccination (ICV) berlangsung di RSUD Waled, Senin (24/8/2026).

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Eny Suhaeni, dengan di bukanya Poliklinik Vaksinasi RSUD Waled memberikan layanan yang sangat dibutuhkan terutama yang mau haji, umroh dan ke luar negeri.
Hal ini masyarakat sangat membutuhkan kemudahan Manginitis dan Polio salah satu syarat vaksinasi internasional, karena selama ini masih harus menuju wilayah Kota Cirebon.
“Kami sangat mengapresiasi di lounchingnya layanan vaksinasi ini agar masyarakat Cirebon Timur tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk mendapatkan vaksinasi,” katanya.
Hj. Eny menambahkan, kehadiran Poliklinik Vaksinasi RSUD Waled juga dapat memperkuat jejaring pelayanan kesehatan dengan puskesmas di wilayah Cirebon Timur.
“Saya berharap, akses vaksinasi menjadi lebih mudah, dekat, dan terjangkau bagi masyarakat.” ungkapnya.
Menurutnya, puskesmas dapat mengarahkan masyarakat yang membutuhkan vaksinasi. Oleh karena itu, uskesmas nantinya dapat menjadi mitra jejaring.
“Jadi, bagi masyarakat yang membutuhkan vaksinasi untuk umrah atau keperluan perjalanan luar negeri, bisa diarahkan ke RSUD Waled,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Waled, dr. Deni Wirhana Surjono, didampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan, dr. Asep Firmansjah, menjelaskan bahwa Poliklinik Vaksinasi merupakan bagian dari pengembangan pelayanan RSUD Waled.
Dengan dibukanya poliklinik Vaksinasi, menjadi inovasi pelayanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh guna mendapatkan vaksinasi internasional.
“Alhamdulillah, hari ini kami membuka Poliklinik Vaksinasi. Ini merupakan poliklinik kami yang ke-27 dan menjadi salah satu inovasi pelayanan RSUD Waled,” harapnya.
Masih kata dr. Deni, layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan ibadah haji dan umrah hingga kebutuhan pekerja yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri.
Pasalnya, selama ini masyarakat kalau vaksinasi harus ke Kota Cirebon. Untuk itu, sekarang RSUD Waled hadir lebih dekat agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Dr. Deni juga menjelaskan, pembukaan layanan vaksinasi internasional tidak dapat dilakukan secara instan. RSUD Waled harus melalui sejumlah tahapan dan memenuhi persyaratan serta perizinan dari instansi terkait.
“Prosesnya cukup panjang karena perizinannya tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga melalui KKP Bandung hingga Kementerian di Jakarta,” terangnya.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, RSUD Waled dapat memberikan pelayanan vaksinasi internasional sekaligus menerbitkan International Certificate of Vaccination (ICV) yang diperlukan untuk perjalanan ke sejumlah negara.
“Dengan terpenuhinya persyaratan, sertifikat vaksinasi yang diterbitkan dapat digunakan untuk kebutuhan perjalanan ke luar negeri,” ujarnya.
Layanan vaksinasi ini merupakan terobosan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Cirebon Timur.
Dari sisi biaya, pihak RSUD Waled juga berkomitmen memberikan tarif yang terjangkau. Namun, penetapan tarif tetap disesuaikan dengan komponen pelayanan serta kebutuhan vaksinasi internasional.
“Ini menjadi amanah bagi kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.” Pungkasnya. (Jamil).
More Stories
Kuwu Haruman Desa Cisaat Salurkan BLT Dana Desa Tahap II Prioritaskan Kepada Warga Lansia·
Festival Nadran Mundu Pesisir Tanda Syukur dan Lestarikan Budaya Warisan Leluhur
RSUD Waled Dukung Program Kementerian Kesehatan: Siapkan Layanan Kateterisasi Jantung, Mamografi dan Poli Vaksinasi