cirebononline
Manusia diberi otak dan akal agar bisa memilih yg hak dn yg batil (benar dn salah), sedangkan hewan di beri otak tapi tidak diberi akal sehingga cenderung liar dn susah diatur karena menganut hukum rimba. inilah pembeda manusia dan hewan, padahal secara bahan baku sama-sama dari saripati tanah dn sama-sama memiliki nafsu hewani.
Otak manusia memiliki tiga daya, yaitu daya khayal (imajinasi), daya pikir (IQ) dan daya ingat (memory), ke tiga daya ini disebut akal.
Daya khayal (imajinasi) berfungsi untuk membayangkan, menciptakan gambaran yg dapat melahirkan ide,atau skenario yang tidak terbatas. Daya khayal juga dapat melahirkan inovasi, serta alat pemecahan masalah.
Daya pikir secara simpel bertugas memproses hasil dari daya hayal agar khayalannya dapat di wujudkan baik dalam urusan dunia maupun urusan akhirat, namun secara luas daya pikir tidak terbatas.
Daya Memory bertugas menyimpan informasi hasil daya khayal dn daya pikir yg kemudian disusun rapi menjadi ilmu akademik yg saat di butuhkan akan di tayangkan ulang sebagai cara mempermudah dalam setiap mengatasi masalah.
Dalam konteks ibadah kepada Allah, Pikiran kita yg diperoleh dari daya pikir memiliki jalannya sendiri, sekalipun diajak fokus kepada Allah dia akan tetap berjalan dan singgah dimanapun yg dia mau, karena memiliki jangkauan yg tak terbatas bahkan bisa menjangkau Allah, hal itu cara Allah membangun sistem pada akal kita agar daya khayal, daya pikir dan daya ingat kita tetap hidup dan tetap memiliki ide dan gagasan yg dapat merubah arah kehidupan kita.
Akal kita kecenderungannya dalam urusan dunia jika di ajak ke negri akhirat dia berontak, inilah yg membuat kebanyakan manusia saat solat dn diluar solat akalnya lalai terus kepada Allah, karena akalnya sulit dikendalikan.
Agar akal daya pikirnya/pikirannya tidak berjalan liar maka ajaklah akal kita ke dalam keheningan hati dengan menghadirkan kesadaran bersama Allah, dengan cara ini akal kita akan tunduk sujud di hadapan Allah bersama Ruhani kita.
Sadari disetiap aktifitas tubuh kita karena dibalik semua itu ada Allah yg sedang berperan aktif mengatur dn mengaktifkan sistem kehidupan tubuh kita, sehingga kita bisa menghadap Allah secara terus menerus di waktu solat maupun di luar solat, dengan demikian sepanjang hidup kita bernilai ibadah dan mati dalam keadaan Husnul khotimah.
Semoga bermanfaat bagi kita semua. (Hadi S)
More Stories
PUASA RAMAFHAN KE 19 “JIHAD BESAR ADALAH JIHAD MELAWAN DIRINYA SENDIRI”
PUASA HARI YG KE 18: MANUSIA DI CIPTA DARI TANAH, TANAH APAKAH..?
Puasa Ramadhan Ke 16: Artikel ini sangat menggelitik namun fakta, ada perbedaan pendapat ilmuan dunia dan intuisi seorang yg berasal dari kampung pedalaman asal Cirebon